Skip to main content

Cara Memulai Investasi Saham bagi Pemula dengan Modal Rendah

Cara Investasi Saham bagi Pemula - Kalian ingin memulai investasi saham tapi ragu karena takut rugi? Atau berfikir bahwa investasi saham harus menggunakan modal besar? Saran aku si singkirkan semua pikiran-pikiran itu.

Kenapa? Pertama jika kalian takut maka kalian tidak akan pernah sukses, lawan rasa takut kalian. Kedua, inilah kabar baik untuk kalian semua karena untuk memulai investasi saham kita tidak perlu membutuhkan modal yang besar, saat ini investasi saham bisa dimulai dari Rp 100.000 saja.
Investasi Saham bagi Pemula
Cara Investasi Saham bagi Pemula

Ya dulu memang untuk memulai investasi saham kita memerlukan uang yang sangat besar, tapi saat ini pasar saham mulai mengincar para investor muda terutama mahasiswa untuk memulai investasi.

Hal ini dikarenakan saat-saat mahasiswa adalah waktu dimana kita menentukan masa depan dan jika mengalami kegagalan maka masih ada waktu yang panjang menuju hari tua. Di masa-masa itulah kita akan terus mencoba dan mencoba untuk meraih kesuksesan.

Nah pertanyaannya adalah gimana si cara investasi saham bagi pemula yang benar? Tapi sebelum itu mari kita mengenal lebih dekat dulu mengenai apa itu saham? Langsung saja kita bahas dibawah ini.

Investasi Saham

Saham itu apa si sebenarnya? Saham merupakan surat kepemilikan suatu perusahaan, dalam hal ini brarti investasi saham adalah membeli kepemilikan perusahaan tersebut, dan tentunya dalam jumlah banyak ya.

Lalu dimana kita bisa membeli saham ini? Mungkin dulu kita harus membeli saham di BEI (Bursa Efek Indonesia), tapi karena sekarang sudah jamannya serba online, kita bisa membeli saham melalui broker/sekuritas yang menyediakan investasi saham online.

Bagi kalian yang belum mengetahui arti dari broker, broker atau sekuritas itu adalah pihak yang menjadi perantara jual beli dilantai BEI. Nah jika kita ingin bertransaksi saham maka kita perlu mendaftar pada salah satu broker.

Namun sebelum mendaftar suatu broker kita harus memperhatikan beberapa hal utama, terutama yaitu apakah broker tersebut dapat dipercaya dan apakah broker tersebut sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal ini dilakukan agar uang yang kita gunakan akan aman dari tindak kecurangan baik dari broker itu sendiri atau orang lain yang tidak bertanggung jawab.

Daftar sekuritas/broker yang sudah terdaftar di OJK akan aku bahas di artikel lainnya.

Selain itu juga kita sebaiknya memilih broker yang memiliki banyak fitur mendukung terutama bagi pemula. Fitur-fitur tersebut seperti memberikan rekomendasi pada kita saham mana yang paling banyak dipilih. Berita-berita mengenai perusahaan terkait dengan saham yang diperjual belikan. Atau kalau bisa memberikan semacam alarm ketika harga saham naik atau turun.

Jam Transaksi Saham di BEI

Kita bisa melakukan transaksi jual beli saham di hari kerja atau biasa disebut dengan hari Bursa : 
  • Sesi 1
  • Senin s/d Kamis pada jam 09.00 - 12.00 & Jumat pada jam 09.30 - 11.30
  • Sesi 2 
  • Senin s/d Kamis pada jam 13.30 - 16.00 & Jumat pada jam 14.00-16.00

Keuntungan Seperti Apa yang Didapat dari Investasi Saham?

Keuntungan yang didapat dari investasi saham sebenarnya bisa dibagi menjadi 2 macam, lalu apa saja itu? Mari kita lihat dibawah ini :
  • Selisih hasil jual beli
  • Selisih hasil jual beli maksudnya adalah kita akan membeli saham dengan harga murah dan menjual ketika harga sahamnya naik. Keuntungan semacam ini adalah yang paling sering dilakukan oleh para investor.
    Lalu jangka waktunya pun bermacam-macam ada yang melakukan investasi saham jangka panjang yang biasanya dilakukan selama 1 tahun atau investasi saham jangka pendek yang biasanya antara 3 sampai 6 bulan.
    Tapi menurutku investasi saham jangka panjang akan lebih mudah, karena dalam hal ini kita hanya perlu analisis perusahaan saat pertama akan membeli saham dan tidak perlu melakukan cek harga secara berkala.
    Sedangkan untuk investasi saham jangka pendek kita harus melakukan cek secara berkala karena jika kita kehilangan momen untuk menjual saham bisa-bisa kita akan rugi.
  • Pembagian Dividen
  • Keuntungan yang satu lagi adalah pembagian dividen. Dividen? Apa itu Dividen? Dividen adalah suatu kebijakan dari perusahaan kepada para pemegang saham dengan membagikan keuntungan atau laba berdasarkan saham yang dimiliki.
    Mungkin ini adalah keuntungan yang paling mudah dilakukan untuk para investor karena kita hanya perlu membeli saham lalu menunggu pembagian hasil dari perusahaan yang kita beli sahamnya.
    Namun perlu diperhatikan, jika kita ingin mendapat dividen maka kita harus memiliki saham dalam jumlah yang tidak sedikit. Jadi kita memerlukan modal yang besar untuk mendapatkan dividen.

Modal untuk Melakukan Investasi Saham

Seperti yang sudah aku bahas diatas kita tidak memerlukan banyak modal untuk berinvestasi saham, sekarang bahkan banyak investasi saham online modal kecil yang tersedia di internet. Bahkan kita hanya membutuhkan uang Rp 100.000 saja untuk memulai berinvestasi saham.

Cara Investasi Saham Untuk Pemula

Nah ini lah yang paling banyak ditanyakan oleh semua orang, bagaimana sih cara investasi saham untuk pemula? Sebenarnya investasi saham tidaklah susah namun tidak bisa juga dibilang mudah. Kita memerlukan pengetahuan dalam hal akutansi, manajemen dan bisnis.

Tapi tidak perlu ragu atau takut, semua itu tentu bisa dipelajari sambil terus mencoba berinvestasi dan saat ini bahkan sudah banyak broker yang memberikan rekomendasi untuk kita saham yang memiliki peluang keuntungan besar.

Lalu bisakah kita membeli saham hanya satu lembar saja? Jawabannya tidak, ya dalam berinvestasi saham ada satuan yang disebut lot. Dalam bertransaksi saham kita minimal harus membeli sebesar 1 lot, lalu berapa lembar dalam 1 lot, 1 lot = 100 lembar.

Jadi kita harga saham perlembarnya adalah Rp 100 dan kita membelinya sebanyak 1 lot maka total biaya yang harus dibayar adalah Rp 100 x 100 lembar = Rp 10.000.

Cara Analisis Saham yang Benar

Lalu apa saja yang harus kita pelajari untuk berinvestasi saham? Untuk berinvestasi saham kita perlu mempelajari teknik-teknik analisis yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Kenapa kita perlu menganalisis saham? Agar kita bisa memperkecil resiko yang didapat.

Karena kebanyakan orang yang tidak tau cara investasi saham yang benar akan mengandalkan rumor-rumor atau isu yang beredar dan tentu itu sangat berbahaya bahkan akan meningkatkan resiko rugi kita. Maka dari itu mari kita belajar mengenai analisis fundamental dan analisis teknikal di artikel berikutnya.

Mungkin itu saja yang kali ini bisa aku sampaikan mengenai cara investasi saham bagi pemula, semoga dengan adanya artikel-artikel kami bisa membantu kalian untuk memulai investasi saham. Jangan lupa untuk membaca investasi-invetasi saham lainnya di artikel Ingin Kaya di Waktu Tua? Ini Investasi yang Paling Cocok untuk Kalian. Sampai bertemu di artikel lainnya, salam sukses!

Comments

Popular posts from this blog

Ingin Kaya di Waktu Tua? Ini Investasi yang Paling Cocok untuk Kalian

Apa itu Investasi? Mungkin kalian sudah sangat sering mendengar kata investasi dan mungkin anggapan kita semua tentang orang yang berinvestasi itu keren dan terlihat sangat berkelas. Lalu apakah kalian tertarik untuk berinvestasi tapi takut karena belum memiliki uang banyak? Sebelumnya banyak orang mengganggap bahwa untuk berinvestasi haruslah kaya atau mapan dahulu, sebenarnya anggapan itu sudah tidak berlaku sekarang.
Kenapa? Karena saat ini bahkan seorang mahasiswa bahkan mahasiswa yang ngekos pun bisa melakukan investasi, ya di lingkungan kita kan mahasiswa yang ngekos terkesan tidak memiliki uang banyak walaupun sebenarnya banyak dari mereka yang memiliki uang banyak.
Balik lagi ke topik bahwa mahasiswa bisa melakukan investasi, masa si? Kok bisa? Tentu bisa dong, karena sekarang sudah banyak lapak untuk berinvestasi yang memberikan minimum uang untuk berinvestasi hanya sebesar Rp 100.000 saja, sangat ringan kan?
Tapi jangan gegabah untuk langsung berinvestasi ya sebelum tau sebe…